Minggu, 09 Januari 2011

Persepuluhan dan Kekeliruan Gereja Kini

Persembahan persepuluhan pertama kali diberikan oleh Abram kepada Melkisedek (Imam El ‘Elyōn) dalam Kej. 14:20 (lihat juga Ibr. 7:2), sebagai bentuk syukur Abram atas keberhasilannya mengalahkan musuh-musuhnya.

Selanjutnya, Yakub juga bersumpah untuk memberikan persembahan persepuluhan kepada TUHAN di Bethel setelah mimpinya tentang tangga (Kej. 28:22).


Artikel ini telah diperbaiki dan dipindahkan KE SINI 

76 komentar:

  1. Ya saya menyimak artikel ttg perpulhan. Boleh tau, gereja mana yg sudah menerapkan prinsip perpuluhan yang benar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngak ada, gereja2 sekrg cuma pinjam nama saja,namun prakteknya sangat menyimpang dari yg dimaksud arti persepuluhan dlm alkitab
      Dng meminjam kata persepuluhan sebenarnya membodohi org spy memberi 10% dan cara menghitungnya sangat ribet.Bapa surgawi yg maha kaya tdk butuh uang dan tdk akan menyusahkan Anak2nya dng hitungan2 yg bikin pusing. F.Tuhan"Berikan dng hati yg sukacita,dng tdk terpaksa,karana ALLAH mengasihi org yg memberi dng tulus.

      Hapus
    2. Tuhan tdk pernah bikin pusing Umat-Nya, tapi orang itu sendiri yang bikin pusing pribadinya, mengkritik itu bagus tapi kritikan punya alur n pahami kronologis setiap ayat yang di kritik. okeiii

      Hapus
    3. Kalau kalian ga mau memberi persepuluhan ya sudah jangan memberi daripada nanti sakit hati... kalau mau memberi ya berilah dengan tulus seperti kalian melayani Tuhan dengan UANG-mu....

      (Udah nyanyi ga bisa, maen musik ga bisa, jadi penerima tamu masih sibuklah, cuma bisa jadi jemaat saja itupun masih banyak bolongnya, nah sekarang suruh melayani dengan cara bantu gereja dan Gembala dan seluruh pengerjanya lewat HARTAMU malah masih ribut... Maunya itu apa toh?? memang benar peribahasa DIMANA HARTAMU DISITULAH HATIMU... Gereja kan juga butuh biaya,, semua butuh makan untuk bisa hidup dan menginjil karena mereka bukan ROBOT... Yukk bantu gerejamu untuk BERKEMBANG daripada ribut2 ga jelas!)

      Hapus
    4. Kalimat "dimana hartamu disitulah hatimu",.itu bukan peribahasa tapi perkataan Tuhan Yesus sendiri itu firman tuhan

      Hapus
    5. Kenapa cuma nentaati perpuluhan saja ? banyak kok yang harus ditaati dalam perjanjian lama.
      Masalahnya sekarang kamu mau hidup menurut Hukum Musa dan Taurat apa mau hidup dalam Hukum Kasih Karunia ?

      Barangsiapa bertelinga hendaklah dia mendengar.

      Hapus
    6. Paulus waktu pelayanannya tetap bekerja. " yang tidak bekerja jangan makan". Gereja ada dalam diri kita masing-masing, yang namanya gereja dalam bentuk phisik, itu cuma bangunan.

      Hapus
  2. @Anonim: Sampai sejauh ini saya belum menemukan adanya praktek persepuluhan yang persis seperti praktek persepuluhan dalam Alkitab yang dijalankan oleh gereja

    BalasHapus
  3. halo pak, apakah benar bahwa 3 macam bentuk perpuluhan itu ialah berarti bahwa keseluruhan perpuluhan adalah kira2 23,33% ?

    1. 10% untuk lewi
    2. 10% untuk hari raya
    3. Per 3 tahun 10% ekstra untuk sosial, jadi per tahun rata2 3,33%.

    Jadi jika ditotal rata2 adalah 23,33% ???

    BalasHapus
  4. @DAN-DAN: tidak, yang benar adalah porsi pesepuluhan per tahun, dimana pada tahun pertama diberikan untuk kaum Lewi, tahun kedua untuk Yerusalem dan tahun ketiga untuk orang-orang yang membutuhkan

    Tetapi hal ini juga bergantung dari tafsir terhadap Tanakh itu sendiri, jadi mungkin ada penafsir yang menafsirkan seperti yang Anda katakan

    BalasHapus
  5. Ya pak OHAV, memang ada penafsiran yang perpuluhan itu 23,33% dan dulu saya percaya dengan tafsiran ini. Tetapi setelah saya hitung kok sepertinya tidak mungkin karena Lewi akan mengalami kelebihan asupan makanan yang sangat-sangat berlebihan dan sebaliknya akan mengalami kesenjangan jika dibandingkan dengan pendapatan rakyat biasa/suku2 bukan Lewi.

    Lalu di ayat ini tidak diberikan keterangan jika menguangkan maka harus menambah seperlima. Yaitu di ayat ini:

    Ul14:24-25
    Apabila, dalam hal engkau diberkati TUHAN, Allahmu, jalan itu terlalu jauh bagimu, sehingga engkau tidak dapat mengangkutnya, karena tempat yang akan dipilih TUHAN untuk menegakkan nama-Nya di sana terlalu jauh dari tempatmu, 14:25 maka haruslah engkau menguangkannya dan membawa uang itu dalam bungkusan dan pergi ketempat yang akan dipilih TUHAN,Allahmu

    Disini tidak ada keterangan jika diuangkan ditambah 1/5. Tetapi di im27:30 ada keterangan itu. Apakah kedua ayat ini merujuk pada satu konteks yang sama?


    Lalu di ayat di bawah ini, dikatakan setiap 3 perayaan utama itu, seorang laki2 boleh mewakili keluarganya untuk ke Yerusalem. Nah, apakah SEKADAR PERSEMBAHAN di situ adalah persembahan sukarela ataukah PERSEPULUHAN? Sebab ada yang menerangkan bahwa Persepuluhan jenis ke-2 yang untuk hari raya, itu tidak diberikan ke Yerusalem tetapi di tabung di rumah masing2 untuk keperluan hari-hari raya tersebut.

    Ul 16:16

    Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa, 16:17 tetapi masing-masing dengan sekedar persembahan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu."


    Lalu Menurut bapak, bagaimana proses pengumpulan ke 3 jenis persepuluhan tiap2 tahun nya? Saya mohon keterangan yang lebih rinci.

    thx GBU

    BalasHapus
  6. Pertama saya mengganti identitas dari "OHAV" menjadi "Fatco"

    Kemudian menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda:

    1) Ul. 14 berbicara tentang Persepuluhan Kedua yang akan dibawa ke Yerusalem (dalam ayat ini belum disebutkan nama tempatnya, tetapi para penafsir Yahudi dan Kristen percaya bahwa yang dimaksud adalah Yerusalem, kota yang dipilih TUHAN).

    Memang tidak disebutkan untuk ditambahkan 1/5 bagian. Jadi, tentulah ini menimbulkan dua bentuk tafsir, apakah mengikuti Im. 27 ataukah tidak.

    2) Ul. 16 lebih berbicara tentang persembahan suka rela. Tidak disebut di situ kata "persepuluhan" (ma‘aser).

    Aben Ezra, seorang penafsir Yahudi, menyebut ini persembahan suka rela, sedangkan Rabbi Rashi menyebutnya kurban bakaran dan kurban pendamaian untuk Khagiga (semacam Hajj atau Haji di Islam) yang bisa diuangkan.

    Dalam Mishna Yahudi, ditetapkan bahwa persembahan itu berupa perak.

    3) Proses pengumpulan bagaimana maksudnya? Kalau dalam tradisi Yudaisme, persepuluhan itu dikumpulkan di "rumah perbendaharaan" yang letaknya di Bait Suci.

    Orang-orang akan datang ke sana untuk membawa persepuluhan mereka, semacam pajak dengan pelayanan satu atap kalau dalam sistim negara.

    BalasHapus
  7. Jika ul 14 dan im 27 adalah satu makna merujuk pada persepuluhan, kemungkinan besar asumsi saya adalah yang dimaksut "diuangkan" itu memang harus menambah 1/5 bagian. Jika tidak, lalu bagaimana perbedaan antara yang ditambah 1/5 dan tidak ditambah 1/5? Apakah ada keterangan lain pak?

    Lalu tentang proses pengumpulan yang saya maksut adalah, apakah semua persepuluhan tiap tahunnya itu akan diberikan semuanya ke Yerusalem? Atau ada yang dipakai di tempat masing2 misalnya untuk hari raya, orang miskin, dll? Ada juga yang bilang bahwa di dalam suku masing2 itu kan ada Imam Lewinya, nah mungkin di suku masing2 mereka memakai perpuluhan itu untuk perayaan, dll?

    Jika semua harus ke Yerusalem, maka apakah seluruh rakyat Israel semua ke Yerusalem? Apa gak kepenuhan dan semua tempat suku2 lain jadi kosong pak? Atau jangan2 yang diwakilkan seperti ayat Ul 16? Pada waktu kapan setiap tahunnya mereka harus mengumpulkan persembahan persepuluhan di Yerusalem?

    Saya ingin tahu keterangannya tentang proses pengumpulan serta tata caranya pak.

    thx ^_^

    BalasHapus
  8. Ul. 14 berbicara tentang Persepuluhan Kedua yang memang harus diuangkan untuk dikirim ke Yerusalem, makanya "bisa jadi" tidak perlu penambahan 1/5 bagian, tetapi balik lagi, semua tergantung si penafsir karena adanya ruang "multi tafsir" dalam kasus ini :)

    Soal pengumpulan, memang awalnya terpusat ke satu tempat, tetapi pada zaman Musa, sebenarnya tempat itu bukanlah Yerusalem, melainkan tempat dimana Kemah Pertemuan berada.

    Kemah Pertemuan baru berada di Yerusalem pada zaman Daud, dan berubah menjadi Bait Suci pada zaman Salomo.

    Karena segala pusat kegiatan keagamaan itu dipusatkan Daud di Yerusalem, maka persepuluhan pun dikumpulkan di Yerusalem.

    Pada zaman Salomo, hal ini menimbulkan kecemburuan antara suku-suku Utara dengan Selatan, sehingga berpuncak pada pemberontakan tak lama setelah Salomo turun tahta.

    BalasHapus
  9. thx pak fatco,

    apakah ada buku referensi dr anda tentang kesejarahan dan tatacara israel kuno termasuk persepuluhan yang bs saya baca? sebab saya sedang meneliti tentang hal ini.

    BalasHapus
  10. Buku tentang tata cara ibadah Israel kuno dalam Bahasa Indonesia:

    1. Agama Israel Kuno ditulis oleh Th. Vriezen diterjemahkan dan diterbitkan oleh BPK GM

    2. Ibadat Israel Kuno ditulis oleh Harold Henry Rowley diterjemahkan dan diterbitkan oleh BPK GM

    Untuk sementara dua buku itu dulu :)

    BalasHapus
  11. trimakasih untuk infonya pak Fatco...

    BalasHapus
  12. pak fatco ini dari aliran kepercayaan yg mana? ^_^ boleh tau no hp nya untuk sharing2? no hp saya 087880438080 daniel

    BalasHapus
  13. Saya seorang pengajar di sebuah sekolah teologi, di samping itu bekerja juga untuk lembaga pelayanan lintas gerejawi. Saya tidak ingin diafiliasikan dengan aliran tertentu, apakah Katolik, Ortodoks, Calvinis, Lutheran, Kharismatik, Pentakostal, dll.

    Hanya tertarik saja mendalami aliran-aliran gereja dan menemukan bahwa setiap aliran punya keunikan tersendiri :)

    Nomor HP saya sudah saya sms ke nomor Bapak

    Terima kasih

    BalasHapus
  14. maaf ya, saya masih belajar ttg persepuluhan ini. Pertanyaan saya :
    1. Kalau menurut Maleakhi 3:10, kan persepuluhan hrs dibawa ke rumah Tuhan (gereja). Apakah boleh kita pecah misalnya 3% utk gereja A, 7% utk gereja B?

    2. Saya kutip :
    "Dalam Perjanjian Lama setidaknya ditemukan empat bentuk persepuluhan: (1) persepuluhan untuk kaum Lewi (Im. 14:27; Bil. 18), (2) persepuluhan setiap tahun ketiga, yaitu persepuluhan untuk kaum Lewi, orang asing, anak yatim dan janda (Ul. 14:28, 29; 26:12), (3) persepuluhan dari kaum Lewi, yang diserahkan kepada imam Harun (Im. 18:26-28), dan (4) persepuluhan untuk perjamuan bersama di Yerusalem (Ul. 14:23-27)."

    No. (1) dan (3) ayat Imamatnya kok ttg penyakit kusta dan kudusnya perkawinan. Kayanya ga nyambung deh.

    3. Jadi ayat yg dipakai bahwa persepuluhan tdk boleh diberikan utk Gembala Sidang yang mana yah.

    BalasHapus
  15. @Flo terima kasih atas ketelitiannya

    RALAT:

    (1) Harusnya Ul. 14:27
    (3) Harusnya Bil. 18:26-28

    BalasHapus
  16. @Flo: Untuk pertanyaan no. 1, apakah boleh persepuluhan itu dipecah?

    Tidak ada aturan dalam Alkitab apakah persepuluhan itu boleh dipecah atau tidak. Tidak ada larangan, tetapi juga tidak ada ayat pendukung untuk itu.

    Artinya, hal itu kembali pada penafsiran pribadi kita. Biasanya persepuluhan diberikan kepada gereja dimana kita terdaftar sebagai anggota jemaat. Jika kita mendaftar pada dua gereja, maka masalahnya kembali pada Etika Kristen, bukan lagi masalah Biblika atau pun Dogmatika

    BalasHapus
  17. Terima kasih atas penjelasannya. Satu lagi pertanyaan saya belum dijawab, ayat mengenai perpuluhan tidak boleh/boleh diberikan utk Gembala Sidang yang mana yah?

    Tolong pencerahannya, apakah kita harus benar2 mengikuti aturan di PL ini, yang saya tau Tuhan memberi aturan persepuluhan pada dasarnya adl agar kita taat dan tidak bergantung pada uang.
    Flo

    BalasHapus
  18. @Flo: 1) Peran Gembala Sidang dalam sebuah gereja mirip dengan peran imam dalam Perjanjian Lama. Imam dalam PL tidak menerima persepuluhan langsung dari umat, tetapi mereka menerima persepuluhan dari kaum Lewi yang bukan imam. Ayatnya di atas sudah diberikan (Bil. 18:26)

    2) Tidak ada keharusan untuk mengikuti aturan PL yang ketat, tetapi jika kita ingin mengadopsi tradisi PL, maka sebaiknya tradisi itu jangan dipilah-pilah untuk kepentingan gereja saja, apalagi jika aplikasinya kemudian malah menurun atau lebih buruk daripada tradisi PL

    BalasHapus
  19. Kalau persepuluhan ini dilakukan hanya setahun sekali, pertanyaan saya adalah, adakah ianya di beri dari apa yang telah kita usahakan selama 1 tahun itu? Maksud saya, kalau saya berkerja selama 1 tahun, dan gaji saya adalah USD30ribu. adakah saya perlu memberi USD3ribu sebagai persepulahan itu? ATau cuma, pendapatan saya pada tahun akhir itu?

    BalasHapus
  20. @MrReeks: Persepuluhan dalam PL diambil dari hasil panen, yaitu panen tahunan, yaitu setiap hitungan kesepuluh dari hasil panenan itu

    Itu hitungan sederhana dalam PL, tidak ada perhitungan total pendapatan kemudian dikali 1/10

    BalasHapus
  21. sebab, d gereja saya, kami diwajibkan untuk memberi 10% dari pendapatan kami setiap bulan. Bahkan, jika tidak dapat memberi komitmen tersebut, maka dinasihatkan agar menjadi jemaat biasa sahaja. Agak keliru juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduuhhh.....keliru juga itu bro.

      Hapus
  22. @MrReeks: Dalam hal memberi persembahan, keikhlasan jauh lebih penting daripada nominal yang diberikan

    BalasHapus
  23. ikut gabung nih walaupun sdh agak telat..^^ benar seperti yg sdh disampaikan oleh Bp.Fatco bahwa ukuran dalam memberi macam2 bentuk persembahan yg ada baik itu persembahan biasa maupun perpuluhan yg penting kita memberi dengan tulus dan ikhlas menjalaninya, melakukannya serta mentaatinya bukan krn unsur paksaan dari para pendeta atau gembala sidang namun karena kasih Kristus yg sdh ada dlm setiap hati kita....selain dlm hal memberi perpuluhan masing2 gereja punya aturan mainnya sendiri atau doktrinnya sendiri ya seperti yg sdh disampaikan Bp.Facto diatas karena adanya multitafsir, pemahaman ttg FT ada yg menerapkan, ada yg tdk dengan tafsiran ini dan itu tp saya yakin itu semuanya dilakukan utk mendatangkan kebaikan bagi seluruh umat Tuhan yg percaya...krn perpuluhan merupakan pagar, payung atau pelindung bagi kita yg taat, tulus dan ikhlas melakukan nya...krn bnyk umat Tuhan yg memberikan kesaksian hidup mereka selama mrk memberikan perpuluhan hidup mereka selalu diberkati dan selama mrk tdk memberikan perpuluhan sakit penyakit sering mendera hdp mereka..jd klo bagi saya misalkan kita bertumbuh digereja yg mewajibkan perpuluhan harus diberikan maka taat saja terhadap hal tersebut krn berkatnya kan toh buat kita juga...nah klo pengen kita tdk diatur oleh gereja/Hamba Tuhan/Gembala sidang masalah perpuluhan maka kita tinggal pilih gereja mana yg tdk terlalu membebani kita ttg perpuluhan tersebut....didlm hal kekristenan yg perlu kita tanamkan adalah jangan hanya mengharap org lain yg menjadi saluran berkat bagi kita namun kita juga mesti menempatkan hidup kita menjadi saluran berkat bagi org lain....ada saat memberi ada saat menerima.....jangan pengen kita berharap selalu org yg memberkati kita namun kita tdk mau memberkati org disekitar kita itu namanya egois....

    BalasHapus
  24. pak fatco, saya hubungin(sms) no nya udah gak aktif ya? saya da perlu nih, apa anda bisa hub saya lagi? 087880438080. thx pak fatco

    BalasHapus
  25. Lha jadi panjang toh... Makanya kekristenan jadi ribet gara2 yg kayak gini... Padahal sama Yesus dah dibuat simpel (cuma percaya, selamat).

    Perpuluhan itu mau diberi ke siapa? TUHAN toh?

    Ya udah doa tanya TUHAN : TUHAN, aku mau ngasih perpuluhan nih, aq mau jadi pelaku firmanMU. Tapi aq bingung harus bagaimana dan berapa jumlah yang harus aku kasih. Trus harus kasih kemana? Gereja? Orang di pinggir jalan atau ke siapa??

    Perpuluhanku ga mesti harus ke gereja. Kadang TUHAN bilang kasih temanmu, tanpa saya tahu kondisi teman saya sebelumnya. Kadang beli nasi bungkus beberapa bungkus dan dibagiin di jalan2. Terserah DIA...

    Ayolah, memperhatikan taurat itu bagus. Tapi inti semuanya cuma YESUS. So tanya ROH KUDUS... JANGAN DITAFSIR2... Kan otak kita cuma sebesar batok kelapa... Apa yang mau dibanggain...

    Jesus Loves U All...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa makna "cuma percaya, selamat"? Apakah sekedar mengaku dengan mulut bahwa "aku percaya..."? Ataukah cukup dibaptis?

      Percaya tanpa tindakan/perbuatan adalah mati!

      Ajaran Yesus tidak bisa disederhanakan menjadi "cuma percaya, selamat" sebab esensi ajarannya adalah "KASIH"

      Hapus
    2. apa sih arti "selamat'..jaminan masuk surga? percaya dengan perbuatan apa sih pak yang membuat kita masuk surga? apakah dengan kasih kita pasti masuk surga? karena sy berpendapat kehidupan nanti yang kekal itu menjadi tujuan hidup sy...

      Hapus
    3. apa sih pak makna dari kata "selamat" di alkitab? masuk surga kah? atau apa

      Hapus
    4. Kata "selamat" berasal dari kata "s-l-m" dalam bahasa Arab. Kata ini dalam Alkitab padanannya adalah "sh-l-m" (misalnya pada kata SHALOM)

      SHALOM memiliki makna luas, tidak hanya sebatas "masuk surga" tapi juga menyangkut bagaimana di dunia :)

      Hapus
  26. maaf saya ingin bertanya, apakah kepada orang Kristen dewasa ini masih diwajibkan untuk memberikan perspuluhan?, sedangkan dasar hukum pelaksanaannya yakni Taurat telah digenapi dan atau dibatalkan ketika Tuhan kita Yesus Kristus mati di kayu salib. mohon penjelasannya. bersama ini saya cantumkan alamat email saya : sjamsurilazarus@yahoo.co.id untuk dpt saling berbagi pemahaman via email. nama saya sugeng sjamsuri. thanks sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam Luk. 16:17, Yesus berkata: "Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal."

      Mat. 5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya."

      Tidak ada pembatalan Taurat oleh Yesus, yang ada adalah penggenapan Taurat.

      Hapus
    2. Jadinya kalau Taurat masih kita guna semuanya apa sebab nya Yesus mati di kayu salib?

      Hapus
  27. Slamat siang pak, maaf mau bertanya, apakah bisa dari total perpuluhan dari penghasilan setiap bulannya, kita dibagi sebagiannya untuk ke gereje dan sebagiannya untuk kaum miskin (panti asuhan, fakir miskin, janda), tolong masukannya, trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika kita percaya bahwa gereja dapat meneruskan pemberian kita kepada mereka yang disebut "kaum miskin", maka memberi ke gereja juga berarti memberi kepada kaum miskin.

      Pemberian secara kolektif melalui gereja mengajari kita cara bersekutu yang mengasihi, ketimbang pemberian individual, meskipun dengan motivasi tulus.

      Hapus
  28. Semua commentnya punya arti, tetapi bagi saya siapa saja bisa memberikan persepuluhan, tetapi bagi yang mengimani. dan semua persepuluhan itu cenderung dipakai oleh gereja gereja sekarang( karismatik). untuk sekarang ini perjanjian baru sudah datang yaitu tuhan yesus juru selamat kita yang hidup yang membarikan pengajaran yang luar biasa, salah satu pengajarannya adalah kebenaran, kasih dan lain-lain. Dalam pengajaran tuhan yesus ( PB) tidak ada penekanan untuk persepuluhan, yang ada adalah berilah dengan sukarela/ikhlas hati karena tuhan mengasihi orang yang memberi dengan ikhlas hati. Untuk persepuluhan itu pengertian untuk saya pribadi, dan sekarang kita berdoa melalui Tuhan yesus kristus dan bukan oleh atas bangsa israel atau suku lewi atau para imam-iman jaman sekarang.karena untuk sekarang ini banyak para imam gerja cenderung mementingkan diri-sendiri, dan tidak perduli bagi orang orang yang sangat susah. kegesian antar pendeta pendeta membuat mereka lupa akan arti sebuah gereja.
    Disini bukan menjelekkan pendeta-pendeta, tetapi banyak sekali masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan, pedulikah para pemuka agama untuk mereka yang membutuhkan uluran tangan?......... mari kita lihat dalam kehidupan sehari-hari.

    BalasHapus
  29. tidak usah persepuluhan.. memberi dalam kemurahan hati saja.. seperti yang diajarkan oleh Paulus.. kok masih ikutin perjanjian lama padahal di perjanjian baru udah di genapin?

    BalasHapus
  30. Shalom....
    pak der Fatco, adakah dalam PB Yesus berbicara atau menanggapi atau menyikapi tentang perpuluhan?

    terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Matius 23:23 "Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. YANG SATU HARUS DILAKUKAN DAN YANG LAIN JANGAN DIABAIKAN." (band. Luk. 11:42)

      Hapus
  31. Kenapa gereja bersikukuh ngotot persepuluhan itu wajib? Jelas2 ga sesuai dgn semangat Kristiani. Karya penyelamatan Yesus di kayu salib kurang cukup? Yesus ud lepasin kuk dosa dikayu salib, knp gereja memberi kuk yg baru kepada jemaat dgn kewajiban perpuluhan? Knp gereja milih persepuluhan, produk PL.. Tp ga jalanin hukum taurat yg lainnya? Seperti larangan makan babi, mata ganti mata, gigi ganti gigi.. Tdk bole makan hewan berkuku belah, dan lainnya? Tanya kenapaaaaa????
    Semangat kristiani itu memberi persembahan dgn hati yg sukarela dan sukacita.. Bukan krn dibayangi ancaman kalo tdk perpuluhan maka tingkap2 langit tertutup, rejeki seret. Ironis melihat byk org ditakut takuti oleh mereka yg berdiri di atas mimbar menyuarakan suara Tuhan. Tuhannya siapaaaa?

    BalasHapus
  32. Yesus mengajarkan hukum yang utama : Kasihilah Allah dan kasihilah sesama manusia. Setiap orang bisa berkata bahwa dirinya mengasihi Allah. Hanya Allah yang tahu seseorang benar2 mengasihiNya.Orang bisa saja mengaku dan menipu dirinya sendiri dan dunia ini bahwa dia telah mengasihi Allah, tetapi perilakunya mencerminkan perilaku yang bertentangan dengan buah2 Roh. Seorang yang benar2 mengasihi Allah tentunya akan mengasihi sesama sebagai hasil imannya, yang dipresentasikan dalam setiap perilakunya terhadap sesama, dirinya sendiri dan dunia ini.

    Ajaran persepuluhan mengajarkan seseorang untuk menjadi penipu yang mereka sendiri tidak menyadarinya. Bagaimana seseorang bisa mengatakan bahwa 10% dari penghasilannya adalah milik Tuhan. Bukankah segala sesuatu adalah milik Tuhan, baik bentuk material maupun non material, seperti uang, nyawa dlsb. Maka gereja yang mengajarkannya agar segera bertobat, dan kembali kepada pengertian yang benar dalam menyembah Allah dengan mengikuti ajaran Yesus yang telah diucapkannya dalam Matius 22 : 37 - 40.

    Apabila anda memang benar mengasihi sesama, persembahkanlah hidupmu baik yang berupa materi (uang & harta) maupun non materi ( waktu, pikiran, tenaga dlsb)kepada sesama, yaitu umat Allah = GEREJA (huruf besar =orang2 yang dipanggil oleh Tuhan), agar umat Allah bisa selalu beribadah baik melalui organisasi gereja maupun langsung kepada yang memerlukannya, sebagai hasil iman dan saksi bagi Kritus, sesuai dengan kerelaan tanpa paksaan. Dengan demikian seseorang bisa memberi sesuai dengan kerelaannya berdasarkan hasil imannya kepada Kristus. Seorang kaya dengan kekayaannya berpenghasilan 100 milyard bisa memberikan sebagian penghasilannya sebesar 90 milyar, tapi seorang yang miskin yang hanya berpenghasilan 1juta bisa memberikan sebagaian penghasilannya hanya sebesar 100 ribu atau tidak sama sekali oleh karena biaya hidupnya masih sangat berkekurangan. Dengan demikian seorang Kristen tidak dibebankan oleh hukum Taurat yang sudah jelas digenapkan oleh Yesus Kristus.

    Mengapa persepuluhan masih dilaksanakan oleh banyak gereja, sedangkan Hari Sabat yang jelas2 ada tercantum didalam sepuluh hukum, dan sunat yang dibakukan sebagai bagian dari hukum Taurat telah ditiadakan didalam ke Kristenan, diganti oleh makna sebenarnya hari Sabat dan sunat tersebut dari makna legalitas menjadi rohani. Demikian pula Yesus dan para rasul tidak mengajarkan persepuluhan, Yesus mengajarkan kasih. Yesuspun berkata bahwa Roh Allah tidaka da di Bait Allah, melainkan didalam tubuh orang yang ada didalam Kristus.

    Dengan demikian ajaran persepuluhan merupakan ajaran penipuan oleh banyak gereja yang dibungkus oleh Firman, yang tujuannya untuk mengumpulkan uang bagi kepentingan organisasi gereja, tanpa mau melihat bawha Alkitab mengajarkan didalam Kristus adalah kebebasan karena sudah tidak didalam kutuk Taurat yang seseorang tidak mungkin bisa melakukannya. Demikian juga perintah Yesus untuk vertikal ( mengasihi Allah ) dan horisontal ( mengasihi sesama ).

    BalasHapus
  33. INGAT BAHWA PERSEPULUHAN ITU BUKAN TAURAT SEKALIPUN ITU ADA DIDALAM HUKUM TAURAT, PERSEPULUHAN ADA 430 TAHUN SEBELUM TAURAT DIMANA ABRAHAM(BAPA SEGALA ORANG) MEMBAWA PERSEPULUHAN KEPADA MELKISIDEK(KEJ 14),DIJELASKAN DALAM IBRANI 7:2-3) SEBAGAI IMAM BESAR (TUHAN YESUS KRISTUS),PERSEPULUHAN ADA DILAKUKAN OLEH GENERASI DI 2 ZAMAN (ZAMAN BAPA,ZAMAN ANAK) DAN INI MENUNJUKAN SESUATU YANG PENTING,INI SUATU KEBENARAN MUTLAK YANG TIDAK BISA DIBANTAH YANG SUDAH DIHIDUPI DI DUA ZAMAN ) DAN YANG HARUS DILAKUKAN OLEH GEREJA TUHAN YANG HIDUP DIZAMAN ROH KUDUS INI.PERSEPULUHAN ITU TUHAN PUNYA ITU BAGIAN TUHAN....KAISAR PUNYA DIKEMBALIKAN KEPADA KAISAR,YANG TUHAN PUNYA DIKEMBALIKAN KETUHAN(HAK KEPEMILIKAN TUHAN DARI PL SAMPAI INJIL HANYA PERPULUHAN.INI JELAS BUKTI DALAM KEHIDUPN ROHANI ORANG YANG SETIA DAN JUJUR MENGEMBALIKAN MILIK TUHAN HIDUP MEREKA DIJAMIN OLEH TUHAN UNTUK CUKUP DALAM KEHIDUPAN. MATIUS 23:23......ALLAH MENUNTUT KESETIAAN KITA SECARA UTUH TERMASUK MENGEMBALIKAN PERSEPULUHAN.PERSEPULUHAN NANTI SELESAI KALAU KITA SUDAH DISURGA.HUBUNGAN ABRAHAM DAN GEREJA TUHAN ADA PADA IMAN,JIKA ABRAHAM MEMBAYAR PERPULUHAN DAN ITU MEMBUAT JANJI TUHAN TERIKAT ATASNYA BEGITU JUGA KITA ORANG PERCAYA TERIKAT PADA PERJANJIAN BERKAT TUHAN KARENA IMAN..BUKANKAH KITA ANAK-ANAK ABRAHAM KARENA IMAN?(ROMA4:16,GALATIA 3:16-17..APA YANG DIPERHITUNGKAN ALLAH KEPADA ABRAHAM ITU JUGA DIPERHITUNG TUHAN ATAS KITA KARENA IMAN

    BalasHapus
  34. persepuluhan bukan taurat,persepuluhan ada 430 tahun sebelum taurat

    BalasHapus
  35. Shalom..

    Perpuluhan jelas sekali menjadi "MESIN" ekonomi yang sangat dahsyat - terutama (maaf) bagi pemimpin "non-katolik" yang sangat menekankan ayat dari malaeki. Bayangkan.. kumpulin 10 org jemaat, maka "tanpa" kerja cari uang, sang pemimpin punya penghasilan rata2 yang sama. Kalau 100 jemaat, dia akan punya 10x dari rata2.. bayangkan kalau jemaatnya ada 10.000 ? 1000x rata2 penghasilan jemaatnya.

    Padahal ayat "perpuluhan" aslinya diturunkan kepada Musa bagi Bangsa Israel (saja) dimana Bangsa Israel memiliki 12 Suku, namun hanya 11 suku yang memiliki warisan berupa tanah perjanjian, sedangkan suku Lewi harus mendedikasikan sebagai Imamat dan suku Lewi ini tidak memiliki warisan tanah Israel. Jadi 11 suku memberikan perpuluhan kepada 1 suku Lewi, dan 10% dari penghasilan suku Lewi diberikan kepada Rumah TUHAN. (bil 18:21-24)

    Di Jaman Yesus, aturan perpuluhan ini juga sama seperti hukum rajam.. sudah mulai ditinggalkan, karena dalam perjanjian baru, Yesus dan keluarga kudus, juga murid-muridnya tidak ada satupun mencatat aktifitas perpuluhan. Yang ada hanyalah kotak persembahan (sukarela) di Bait Allah atau sinagoga.

    Perpuluhan hanya berlaku bagi 11 suku Israel dan yang memungut "hanya boleh" suku Lewi (suku yang tidak memiliki tanah warisan) seperti yg ditulis dalam IBRANI 7:5 "Didalam hukum agama yahudi ditentukan bahwa imam-imam keturunan Lewi harus memungut sepersepuluh dari pendapatan umat Israel, yakni saudara-saudara mereka sendiri.."


    Sehingga jelas, perpuluhan adalah HAK kaum Lewi yang tidak mendapatkan tanah warisan, jadi bukan hak pemimpin Agama kristiani.

    Namun kalau 10% penghasilan kita merasa itu milik TUHAN, maka sebaiknya kita berikan kepada TUHAN langsung.. manifestasi TUHAN bukanlah gereja atau pemimpin.. manifestasi TUHAN dalam ujud orang2 menderita, tidak punya makanan, tidak punya baju, tidak punya dana untuk berobat.. seperti sabda Yesus dalam MATIUS 25:33-46, (34)Kemudian Raja itu akan berkata kepada orang-orang disebelah kanan Nya " Marilah kalian yang diberkati oleh Bapa KU, masuklah kedalam kerajaan yang disediakan bagimu sejak permulaan dunia. (35)Sebab pada waktu aku Lapar, kalian memberi Aku makan, dan pada waktu Aku haus, kalian memberi Aku minum.. "


    Demikian penelitian saya pribadi mengenai PERPULUHAN.
    Mohon maaf kalau ada kata yang salah.

    Richard Roesnadi

    BalasHapus
  36. Saya setuju sekali dengan Pak Richard bahwa manifestasi Tuhan itu adalah orang2 yang membutuhkan disekitar kita.

    Ada beberapa pertanyaan dalam pengajaran perpuluhan gereja2 sekarang

    Kalau memang perpuluhan itu sudah ada jaman Abraham dan bagian dari Abraham adalah bagian yg harus kita lakukan sekarang. Mengapa kita tidak menerapkan sunat juga? Kenapa kita tidak punya budak? Kita boleh punya gundik asal istri mengijinkan? Kenapa pilah2 mana yg boleh mana yg tidak? Siapa yg menentukan kebiasaan Abraham mana saja yg masih berlaku?

    Mohon pencerahannya?

    BalasHapus
  37. Makin membingungkan..... :-( ............,,

    BalasHapus
  38. PAntesan para gembala sidang pada kayaraya yg gerejanya bnyk jemaat org2 kaya...mmmm

    BalasHapus
  39. gue paling sebal dengan pendeta yang dulu miskin sekarang kaya raya, yang kekayaan nya berasal dari uang persembahan ato perpuluhan jemaat..

    BalasHapus
  40. Segala sesuatu harus berdasarkan iman. Segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman adalah dosa (Roma 14:23). Jika kalian percaya bahwa perpuluhan itu harus diberikan maka berikanlah dengan hati yang percaya kepada Allah dan mengucap syukur kepadaNya. Dan jika kalian percaya bahwa perpuluhan itu tidak diharuskan lagi untuk diberikan maka lakukanlah dengan hati yang percaya kepada Allah dan mengucap syukur kepadaNya. Karena tidak semua orang beroleh iman yang sama. Kebenaran akan dinyatakan jika kita tetap taat dan setia untuk tetap percaya kepada Allah. Karena Allah berkuasa untuk menyingkapkan kedalam hati kita apakah perpuluhan itu harus diberikan atau tidak. Tetaplah percaya kepada Allah dengan segenap hati maka Allah akan memperhitungkan hal itu kepada kita sebagai kebenaran. Dan kita tahu bahwa kebenaran itu akan memerdekakan kita. Tuhan Yesus memberkati.

    BalasHapus
  41. Syalom saudara,Tidak akan ada habis nya diperdebatkan, saya dulu orang yg tidak mengenal perpuluhan.saya seorang karyawan Dan apa yg saya terima (gaji) hanya cukup untuk biaya hidup. Tp suatu saat saya di kenal kan teman saya bahwa dialkitab ada perpuluhan yg sifatnya wajib.. Dan setelah saya mengimani untuk perpuluhan. Gaji yg seharusnya hanya cukup untuk hidup saya potong untuk perpuluhan dan disinilah kemurahan Tuhan, yg tidak bisa dijelaskan dengan akal. Gaji saya cukup dan bahkan ada sisa. Saya semakin setia untk perpuluhan, Tuhan semakin menambahkan dengan bonus2 dr perusahaan. Dan gaji saya juga semakin naik. Bukan dr gaji saja yg saya ambil perpuluhan, sejak saya setia perpuluhan Tuhan juga membuka pintu untk saya berbisnis kain. Dan Puji Tuhan hasilnya semakin banyak. Bahkan Tuhan memberikan 30,60 sampai 100kali lipat. Janji Tuhan sungguh luar biasa jika kita setia dengan perkara kecil, selain saya diberkati saya diberi kepercayaan dari Tuhan untuk menjadi berkat bagi orang lain. Untuk itu jika kita percaya jng terlalu banyak perhitungan dan jangan setengah-setengah. Karna Tuhan tidak pernah memperhitungkan kemurahanNYA.

    BalasHapus
  42. Semua orang yang tidak bertuhan juga akan diberkati Tuhan dalam masalah materi. Karena Tuhan mencurahkan matahari dan hujan kepada semua orang baik terhadap umat Nya maupun yang menolak Dia. Pembenaran setia kepada perpuluhan bukan menjadi dasar akan memperoleh berkat materi berlebih. Realita perpuluhan merupakan mesin pencari uang bagi gereja yang takabur yang sangat praktis. Gereja demikian allahnya duit, dibungkus seolah olah Alkitabiah dan atas perintah Tuhan dengan mencari ayat2 yang seolah2 cocok dengan masalah tsb, bukan berpusat kepada ajaran Yesus Kristus. Ayat2 dimanipulasi dan ditafsirkan sedemekian rupa disesuaikan agar cocok dengan ajaran bahwa persepuluhan adalah perintah Tuhan untuk masa kini. Kristus datang untuk menggenapi hukum Taurat dan mereformasinya menjadi suatu produk hukum baru yaitu HUKUM KASIH. Kasihilah Allah yang dibuktikan dan diaplikasikan dengan kasihilah sesama manusia. Tidak perlu menjadi masalah yang sulit dalam hal mencukupi kebutuhan dana gereja tanpa memanipulasi ayat2 Alkitab dengan ajaran persepuluhannya. Kita telah diberi cuma2 ( Mat 10 : 8 ), sebagai bentuk ucapan syukur hendaklah kita memberikan harta kita juga untuk kemuliaan Allah baik melalui gereja maupun langsung kepada subyeknya( Roma 15 : 27 ) sesuai dengan yang kita peroleh ( 1 Kor 16 : 1-2 ). Bertobatlah gereja2 yang telah meng allahkan mamon.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gue juga pengen nya setuju.. Tapi kebenaran itu tidak berdasarkan persetujuan.. Biar Roh kudus yg menyingkapkan kebenaran

      Hapus
  43. Sekedar bertanya, mohon komentarnya.....!!!

    Dalam kitab Maleakhi 3:6-12, tercatat :
    1. Terjadi penipuan umat Tuhan dalam hal persembahan persepuluhan....
    dalam perikopnya tertulis "pembayaran persembahan persepuluhan menyenangkan hati Allah"...bila dibalik maka "tidak membayar persembahan persepuluhan tidak menyenangkan hati Allah". jadi hal yang terpenting adalah:
    - Membayar persembahan persepuluhan berdasarkan perikop ini menjadikan kita berbahagia...
    - Tidak membayar persepuluhan berarti tidak berbahagia....!!!
    lalu kendala dalam persepuluhan adalah:
    1. Persepuluhan itu dalam bentuk apa? alat tukar dalam perjanjian lama masih dalam bentuk binatang, hasil bumi dan belum mengenal alat barter yang sah yaitu uang...saat ini untuk mengukur penghasil seseorang tidak dapat lagi dilakukan dengan hasil bumi dan atau binatang.Tidak dapat dikatakan bahwa penghasilan saya sebulan yaitu "lima ekor sapi jantan dewasa sehat dengan panjang tanduk 10 cm dengan berat 200 kg/ekor"tapi dengan menggunakan uang....5 ekor sapi jantan dewasa= Rp 35 juta.
    2. Kepada siapa perpuluhan itu diberikan (dalam perikop tercatat "rumah perbendaharaan"

    dan terakhir....

    tercatat ....bagi mereka yang ingin menguji Tuhan tentang perpuluhan silahkan buktikan sendiri.....!!! ....dengan cara....
    bayar perpuluhan dan lihat hasilnya....
    coba dalam setahun..jika gagal atau tetap rugi....
    perpuluhan bisa dihentikan.....jika terjadi progres...mohon dilaporkan dalam forum ini....

    BalasHapus
  44. Hosea Prawiro

    Setelah sekian waktu lamanya dalam forum ini, soal persepuluhan vacum tanpa adanya tanggapan, maka saya mau ikut berbagi dalam memahami hal tersebut, walaupun bagi sebagian orang mungkin ada yang tidak sependapat. Sangat menarik melalui media ini dapat membicarakan topik tentang persepuluhan yang banyak menimbulkan berbagai tanggapan; antara pro dan kontra. Terlepas dari itu semua, hendaknya kita semua perlu menyikapi dengan benar sesuai dengan kebenaran yang tertulis di Alkitab.

    Marilah kita melihat; apakah persepuluhan itu? Persepuluhan itu adalah salah satu perintah Tuhan melalui hukum Taurat kepada bangsa Israel (bukan kepada bangsa-bangsa lain). Yang dalam bahasa perjanjian baru dituliskan sebagai: Hukum Taurat.

    Bacalah, dalam perjanjian lama hal itu dituliskan di kitab Tawarikh 31:3-5. Atau semakin jelas bandingkan dengan yang tertulis dari perjanjian baru, yaitu di kitab Ibrani 7:5; Dan mereka dari anak-anak Lewi, yang menerima jabatan imam, mendapat tugas, menurut hukum Taurat, untuk memungut persepuluhan dari umat Israel, yaitu dari saudara-saudara mereka, sekalipun mereka ini juga adalah keturunan Abraham.

    Jadi jelas persepuluhan itu adalah perintah Tuhan melalui hukum Taurat kepada bangsa Israel, untuk diberikan kepada suku Lewi.

    Apakah hukum Taurat itu? Hukum Taurat itu adalah perintah Tuhan kepada bangsa Israel. Apakah hukum Taurat itu baik? Ya, hukum Taurat itu baik. (Rm 7:16). Lebih jelas lagi pengertiannya dalam 1 Tim 1:8; Kita tahu bahwa hukum Taurat itu baik kalau tepat digunakan.

    Benar, hukum Taurat itu baik kalau tepat digunakan. Tetapi ada sebuah pertanyaan yang sangat mendasar, yaitu: Dapatkah manusia hidup benar oleh karena melakukan hukum Taurat? Inilah inti permasalahan soal persepuluhan yang berdasar hukum Taurat, yang sedang diperdebatkan oleh banyak orang percaya, bahkan oleh para ahli teologi.

    Sekalipun ada sebagian orang yang berpendapat bahwa persepuluhan dianggap bukan sebagai perintah hukum Taurat, karena persepuluhan untuk pertama kalinya tercatat di Alkitab dilakukan oleh Abraham, di mana pada waktu itu hukum Taurat belum ada. Sebab semenjak Abraham memberi persepuluhan kepada Melkisedek, Alkitab kemudian baru mencatat, bahwa: perintah hukum Taurat itu baru terbit setelah empat ratus tiga puluh tahun kemudian. (Gal 3:17).

    Jadi jika ada pemimpin yang beralasan bahwa penerapan persepuluhan yang diberlakukan di gerejanya adalah mencontoh dari Abraham memberikan persepuluhan kepada Melkisedek, maka haruslah diingat, bahwa: Abraham memberikan persepuluhan itu hanya satu kali! Itu pun persepuluhan yang diberikan adalah hasil dari rampasan perang!

    Namun demikian dalam perkembangannya, tidak dapat disangkal lagi bahwa akhirnya persepuluhan telah menjadi perintah dalam hukum Taurat. Sedangkan Alkitab menjelaskan dengan amat gamblang: Tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat! (Rm 3:20, Gal 2:16).

    Nah, jika tidak seorang pun yang dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, kenapa persepuluhan yang berdasar hukum Taurat itu masih tetap harus dilakukan?

    Balas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada suatu prinsip pengajaran dalam kekristenan : yaitu Rhema dan Logos. Rhema adalah Firman Tuhan yg kita baca tiba-tiba menjadi Hidup, artinya begini saya sedang dalam persoalan yg menurut saya amat berat dan dalam keadaan tertekan saya lari kepada Tuhan, saya berdoa sungguh sungguh sambil membaca Alkitab. Nha tiba-tiba ada satu ayat (yg sebenarnya sdh biasa saya dengar dan baca ) menjadi begitu mengena dihati, ada pengertian baru dan luarbiasanya merupakan jawaban persoalan saya. Nha kasus ini namanya Rhema. Sementara Logos adalah suatu usaha manusia untuk memahami, menafsir dgn menganalisa ayat demi ayat secara teratur dan seringkali harus mengunakan alat bantu tafsir untuk bisa mendekati pemahaman atau tafsiran ayat- ayat itu agar pengertiannya dapat diterima oleh akal budi manusia oleh sebab itu tidak heran ada banyak tafsiran ada banyak pemahaman. Saya tidak heran denga perdebatan yg panjang diatas. masing-masing membawa pemahaman sendiri-sendiri dan sudah tentu pake ayat2 agar lebih afdol. Inilah jadinya kalau ayat itu hanya menjadi Logos dan biasanya berdiam hanya di alam pikiran manusia. Di dalam kekeristenan Tuhan Yesus selalu menawarkan pengalaman hidup sebagai efek diaplikasikannya Firman itu dalam hidup kita. itu yg terpenting. Sementara kalau kita hanya berpetualang dalam logos Firman saja kita akan berkutat dalam perdebatan yg akan melelahkan

      Hapus
    2. Menurut saya kekristenan adalah Allah mencari manusia. Allah terlebih dahulu mengasihi manusia. Salah satu wujud membalas kasih adalah taat membayar perpuluhan yg adalah milik Tuhan.

      Hapus
  45. Setau gua nih perpuluhan itu ajaran taurat, kita ini udh hidup ddlm kasih karunia, ga ada orang yg d benarkan krn menjalani taurat, dan gak jaminan jg kasih perpuluhan akn dpt berkat berpimpah2 mat 6:33 jelas mengtkn carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya mka smuanya akn d tambahkan bknnya kash perpuluhan d berkati berlimpa2 pemikirn yg sgt keliru kebnyakan pndeta cuma cri keuntunga aja pk ayat perpuluhan mengatasnamakan Tuhan
    G rasa perpuluhan itu gak penting karn gak kash perpuluhan pun kita nh udh d berkati 100% sm Tuhan. Klo ada yg blg 10% mlik kt adlh mlk Tuhan terlalu bagt .dosa kt udh d tebus Tuhan Yesus 100% bkn setgh2 atw 10% itu sm aja merendahkan Tuhan, layakkah sebuah kasih karunia yg kt trima kt byar dgn 10%??? apa yg menurut kta berharga gaa bs d bandingi dgn kasih karunia jd 100% milik kita adlh mlik Tuhan

    BalasHapus
  46. Kalau kita sudah Percaya Yesus dan hidup sepenuhnya dalam pimpinan Roh kudus. Hal-hal yang belum kita mengerti dalam alkitab pasti akan dijelaskan dalam hidup kita. Yang terpenting adalah hidup kita sepenuhnya 100% percaya pada Yesus sampai mati. Hal-hal yang tidak kita mengerti pasti akan diberitahukanNya.

    Jesus love u all

    BalasHapus
  47. mersisigarlaki.se@gmail.comSelasa, 06 Januari 2015 12.18.00 WIB

    Ide dasar dari Kitab Ibrani ini adalah bahwa Kristus adalah Imam Besar sekaligus domba persembahan, yang dipersembahkan “satu kali untuk selama-lamanya” (once and for all). Dengan jalan itu model persembahan. Israel yang lama telah dibarui dengan persembahan tubuh Kristus sendiri
    (Ibr. 10:8-10). Persepuluhan sebagai bagian dari persembahan Israel
    dengan demikian dan dengan sendirinya turut dihapuskan. Semua tuntutan
    persembahan–termasuk persembahan persepuluhan–telah dilunaskan “sekali
    untuk selamanya” di dalam korban Kristus

    BalasHapus
  48. mersisigarlaki.se@gmail.comSelasa, 06 Januari 2015 12.19.00 WIB

    Ide dasar dari Kitab Ibrani ini adalah bahwa Kristus adalah Imam Besar sekaligus domba persembahan, yang dipersembahkan “satu kali untuk selama-lamanya” (once and for all). Dengan jalan itu model persembahan. Israel yang lama telah dibarui dengan persembahan tubuh Kristus sendiri
    (Ibr. 10:8-10). Persepuluhan sebagai bagian dari persembahan Israel
    dengan demikian dan dengan sendirinya turut dihapuskan. Semua tuntutan
    persembahan–termasuk persembahan persepuluhan–telah dilunaskan “sekali
    untuk selamanya” di dalam korban Kristus

    BalasHapus
  49. KATA PERPULUHAN DI PERJANJIAN BARU

    Kata perpuluhan di Perjanjian Baru sebelum Kalvary hanya muncul di Luk 11:42, Mat 23:23 dan sesudah Kalvary hanya di Ibr 7. PENTING!!! Seluruhnya berbicara tentang hukum, doktrin perjanjian lama dan sistem Lewi. Tidak ada satu perintah dari Yesus tentang perpuluhan kepada ke-12 murid-Nya dan kepada jemaat gereja dan kepada Gentiles. Dalam Lukas dan Matius justru Yesus mengecam ahli Farisi yang membayar perpuluhan tetapi hidupnya munafik. Sudah dijelaskan tentang Mat 23:23 di bab lain. Sangat tidak logik kalau perpuluhan itu sesuatu yang sangat penting, apalagi karena perpuluhan itu dapat menentukan Anda diberkati atau dikutuk, tetapi tidak ada satu ayat pun yang menunjukkan bahwa Yesus dan murid-murid-Nya yang mengajarkan perpuluhan.

    dikutip dari www.giving2god.com

    BalasHapus
  50. Well ini cuma sebagian Kecil yang saya dapat dari khotbah Pendeta saya:
    Sewaktu Elia menuju ke Sarvat, Tuhan menunjuk agar Nabi Elia bertemu dengan seorang Janda dengan Anaknya yang hanya memiliki Tepung, Minyak dan 3 buah kayu yang dimana Janda tersebut mau mengolahnya menjadi roti dan untuk dimakan dia dan Anaknya lalu mereka Mati. Well, bagi Mereka, Tepung dan minyak tersebut adalah Harta seluruhnya bukan?
    Tapi diberikan kepada Elia. tentu teman-teman tahu bukan apa kelanjutannya,
    selama masa kelaparan 3 tahun 6 bulan, bangsa tersebut kekeringan dan kekurangan makanan, hanya 2 orang yang tidak mengalami kelaparan tersebut. yaitu Janda dan Anaknya. dengan total 3200 Meals yang disiapkan Tuhan untuk Janda dan anaknya dimana tepung dan Roti tidak ada habis2nya selama 3thn 6 bulan.
    pesannya: Berilah kepada Tuhan Yang terbaik dengan ikhlas, maka akan dikembalikan kepadamu 10x 30x 60x bahkan 100x lipat.
    konteks perpuluhan bagi saya: lakukan yang menurutmu panggilanmu, jika kau merasa harus memberi, berilah, jika tidak, saya Yakin Tuhan pasti akan membuat keadaanmu supaya mampu memberi perpuluhan. amin
    Tuhan Yesus memberkati

    BalasHapus
  51. Maleakhi 3:10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

    1. Persepuluhan itu harus kita bayar, itu sebagai bentuk ucapan syukur kita kepada Tuhan. Persepuluhan adalah perintah Tuhan. Kita harus taat.
    2. Ke mana kita bayar persepuluhan? Menurut Firman Tuhan, kita membawa/membayar persepuluhan di rumah perbendaharaan. Jadi sebaiknya gereja mengangkat seorang bendahara untuk mengelola uang persepuluhan.
    3. Untuk apa uang persepuluhan? Adalah supaya tersedia makanan di rumah Tuhan.
    4. Siapa yang berhak menikmati makanan di rumah Tuhan?
    Ul 26:12 "Apabila dalam tahun yang ketiga, tahun persembahan persepuluhan, engkau sudah selesai mengambil segala persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu, maka haruslah engkau memberikannya kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim dan kepada janda, supaya mereka dapat makan di dalam tempatmu dan menjadi kenyang.

    BalasHapus
  52. Menarik sekali ya diskusinya
    masalah perpuluhan adalah masalah yg jarang bisa dishare kepda pendeta..terlalu sensitif mungkin nanti dikira kira pritungan ato gmn gt..
    tp kenapa hati sy selalu ketika pendeta berkotbah perihal perpuluhan dalam setahun bisa berulang ulang kali di kotbahkan padahal ayat penting alkitab lain tak pernah disinggung bahkan sama sekali tak pernah. Kenapa sih mereka selalu bilang perpuluhan itu wajib untuk Tuhan.pertanyaan sy Tuhan mana yg doyan duit..apakah ga sebaiknya istilah perpuluhan diubah misal persembahan sukarela krna sy tau pendeta butuh duit mbokyo ngomong langsung aja ke jemaat persembahan buat kelangsungan greja pasti semua paham..
    sy bukan pendeta tp pernah sy ikut seminar yg dihadiri pendeta2 nginap dihotel dan kita tidur satu kamar alangkah kagetnya sy ternyata ktika mreka ngobrol yg dibahas aadalah masalah AMPLOP kaget sekali sy dan sy sampe sekarang berfikir apakah itu motifasi utama orang ingin jadi pendeta,
    mohom pencerhanya temn2 semua knowledge teologi sy sangat rendah cuma modal ketika sy baca alkitab itulah knowledge sya..saya cenderung abai apa yg dikotbahkan para pendeta tp sy lebih percaya menurut tafsir sy sendiri mengenai isi alkitab ktika sy mebacanya..apakah sy salah saudara2 minta pencerahnya..YESUS MEMBERKATI

    BalasHapus
  53. >>>>>>>>>>
    Satu hal yang terpenting bagi kita, jika kita mengakui umat beriman kepada Kristus dan mengikuti ajaran para rasul, yaitu, jika kita melakukan ibadah "Persembahan Persepuluhan", dimana ajaran itu tidak pernah di jalankan dan di ajarkan oleh Kristus dan para rasul dan murid-murid rasul, lalu kita melakukan dan mengajarkan akan "persepuluhan" ini, maka secara tidak sadar dan secara tidak langsung, kita telah menafikan dan melangkahi dan menganggap ajaran Kristus dan para rasul dan bapa-bapa gereja purba yang tercatat di Injil tidaklah sempurna dan tidak cukup, ini berarti secara tidak langsung juga seperti penghinaan kepada ajaranNya dan pribadiNya.

    Umat memang wajib untuk membantu gereja, misi gereja, nafkah para pengajar dan pekerja rohani di gereja dan umat-umat yang perlu di bantu di lingkungan kita, namun itu bukan berarti kita harus melangkahi apa yang telah di jelaskan oleh para rasul di Injil dengan melakukan dan mengajarkan persembahan menggunakan target tertentu seperti persepuluhan, padahal para rasul mengajarkan di Injil adalah "memberi dengan sukacita dan sukarela sesuai kemampuan"

    Justru kita harus yakin bahwa semua kebutuhan yang di sebut diatas akan bisa terpenuhi jika benar-benar tulus dan murni melaksankan perintah Tuhan dalam bergereja dan beriman, dan ini sudah di buktikan oleh / dari mulai berdirinya gereja dan mulai timbulnya umat abad-abad pertama sampai sekarang yang tidak melakukan dan mengajarkan persepuluhan, mereka bisa tumbuh dan berkembang pesat yang semata-mata atas pertolongan Tuhan bukan pertolongan uang (mamon).

    Jika demikian, bahwa alasan gereja mengesahkan persepuluhan dengan alasan yang di kemukan di atas, sebenarnya sudah tidak benar, dan di sisi lain menunjukkan kuatirnya / kurangnya iman gereja tersebut dan meragukan akan pemeliharaan dan pelenggaraan Tuhan dan Kuasa Tuhan itu sendiri kepada gereja yang berdiri atas namaNya.

    Besar kemungkinan, bahwa gereja yang menitik beratkan dan membebankan dan mewajibkan bagi umatnya untuk melakukan persepuluhan alasannya adalah keuntungan pribadi (umumnya memang begitu, walaupun ada sedikit yang tidak) dan selanjutnya secara tidak langsung mengajarkan umatnya hitung-hitungan dengan Tuhan karena ada ming-iming berkat materi akan mengalir kepada yang melakukan persepuluhan (duniawi), apalagi salah satu ayat "sakti" yang di tampilkan oleh gereja tersebut adalah ayat-ayat PL kitab malekahi dll.
    bersambung..........

    BalasHapus
  54. sambungan.....
    Jika persepuluhan itu adalah penting dan sentral serta harus di lakukan dan di ajarkan kepada umatnya, kenapa satu ayatpun di PB tidak di perintahkan dengan gamblang dan lugas tentang hal ini oleh para rasul. Secara keturunan para rasul adalah bangsa Yahudi, dan secara keimanan, beliau-beliau adalah rasul-rasul Tuhan Yesus, dan beliau-beliau termasuk Tuhan Yesus sendiri juga tidak melakukan dan mengajarkan hal tsb. Dan beliau-beliau tersebut tentu lebih paham, mengerti, pandai dan suci dari siapapun dari umat kristiani. Apakah kita-kita ingin mengatakan kita lebih dari beliau-beliau sehingga melakukan dan mengajarkan apa yang tidak dilakukan dan di ajarkan beliau-beliau ?

    Para pengajar, penganut dan pendukung persepuluhan seringkali menuduh kepada mereka yang tidak menjalankan dan mengajarkan persepuluhan dengan tuduhan tidak taat dn setia.

    Taat dan setia adalah menuruti apapun yang di perintahkan oleh Tuhan Yesus dan para rasul, baik yang di teladankan dalam tindakan maupun dalam pengajaranNya, dan tidak melakukan apapun yang tidak di perintahkan dan di ajarkan oleh Tuhan Yesus dan para rasul, baik yang di contohkan melalui tindakan maupun pengajaranNya (tidak mengurangi dan menambahkan apa yang telah di ajarkan / di jelaskan dalam Injil), inilah baru di sebut Taat dan Setia yang benar. jika seseorang menambah dan mengurangi apa yang di ajarkan Tuhan Yesus dan para rasul maka itu namanya tidak taat dan tidak setia.

    Ingat "memberi dengan sukacita, sukarela dan sesuai kemampuan bukan berarti lebih rendah nilainya, tapi bisa lebih dari persepuluhan ataupun kurang dari persepuluhan, namun esensinya adalah sesuai dengan perintah dan ajaran para rasul" (tidak di tambah maupun di kurangi). dan "mempersembahkan dan memberi tidaklah boleh dicanangkan terlebih dahulu".. Ingat juga berbuat baik tidak sesuai ajaran Kristus dan para rasul belum tentu itu adalah benar walaupun itu dalam PL, salah satu contoh "kamu telah mendengar firman, kasihilah sesamamu, dan bencilah musuhmu (PL), tapi aku berkata kepadamu, kasihilah musuhmu, dan (PB) ........." ini sama juga dengan "kamu telah mendengar firman, persembahkan perpuluhan (PL), tapi aku berkata kepadamu, berilah dengan sukacita dan sukarela sesuai kemampuan (PB)", jadi yang mana mau anda ikuti, yang lama atau yang baru ????

    BalasHapus
  55. YG JELAS PERPULUHAN ITU, BUKAN UNTUK ORANG KRISTEN TAPI UNTUK ORANG YAHUDI (KEAGAMAAN FARISI DAN AHLI TAURAT)

    JADI

    JIKA ANDA ORANG FARISI SILAHKAN LAKUKAN HUKUM TAURAT SELURUHNYA /TERMASUK PERPULUHAN (=BEBAS DARI KRISTUS), JIKA TIDAK BISA MELAKUKANNYA, MAKA ANDA PASTI KENA KUTUK

    JIKA ANDA ORANG KRISTEN, SILAHKAN IKUTI KASIH KARUNIA YESUS (=BEBAS DARI HK TAURAT) MAKA PASTI KUTUK DITANGGUNG YESUS



    BalasHapus